Pengertian, Sejarah dan jenis Fotografi
Foto adalah alat yang sudah melekat di kehidupan sehari-hari kita.
Biasanya foto sudah ada di aplikasi tambahan handphone atau netbook.
Maka dari itu Kata Berita akan mengulas semua informasi tentang foto.
Mulai dari sejarah pertama kalinya ditemukan mesin foto, penemu foto,
pengertian fotografi, dan jenis kamera atau foto.
Daftar Isi :
1. Pengertian Foto
2. Sejarah Fotografi
3. Jenis-jenis Fotografi
FOTOGRAFI : Sejarah, Jenis Pengertian FOTO
Foto : Pengertian, Sejarah dan jenis Fotografi
1. Pengertian Foto
Penjelasan tentang Foto. Foto merupakan istilah lain dari potret atau
kamera. Menurut pengertian secara umum foto adalah gambar yang terbuat
dari kamera dan peralatan fotografi. Foto atau fotografi bersal dari
bahasa Inggris photography, yang berasal dari kata Yunani yaitu “photos”
: Cahaya dan “Grafo” : Melukis/menulis.) adalah proses melukis/menulis
dengan menggunakan media cahaya.
Selain definisi foto diatas, secara kategorisasi foto juga harus
dibedakan menjadi beraga. Kategorisasi ini bertujuan untuk memudahkan
pembuatan dan pemanfaatannya, sesuai dengan standar kualitas bagi
masing-masing keperluan. Ada banyak sekali kategori foto, antara lain:
foto keluarga, foto dokumentasi, foto resmi, foto salon, foto seni, foto
kedokteran, foto infra merah, foto bawah taut, foto satelit, foto
udara, foto mikro, foto jurnalistik, dan lain-lain.
Sedangkan pengertian fotografi secara kamus bahasa Indonesia adalah seni
atau proses penghasilan gambar dan cahaya pada film. yaitu “menulis
atau melukis dengan cahaya”
2. Sejarah Fotografi
Pada tahun 1822, Joseph Nicéphore Niépce membuat foto Heliografi yang
pertama dengan subyekmya adalah Paus Pius VII, pada saat itu fotografi
sangat sederhana hasilnya karena menggunakan proses heliografik. Salah
satu foto yang bertahan hingga sekarang dibuat pada tahun 1825.
Kemudian pada tahun 1835, William Henry Fox Talbot menemukan proses
fotografi yang baru dan lebih canggih. Dan pada tahun 1907 seorang yang
bernama Autochrome Lumière menemukan fotografi berwarna untuk pertama
kalinya. Hingga sampai saat ini mesin foto mengalami perkembangan hingga
adanya foto digital seperti sekarang.
3. Jenis-jenis Fotografi
Sebelum menjelaskan jenis fotografi kami ulas macam-macam foto secara
umum. Berikut adalah Jenis-jenis foto yang dikelompokan secara garis
besar, yang membantu mempermudah kita dalam memahami sebuah karya
fotografi.
Foto Manusia
a. Portrait
Portrait adalah foto yang menampilkan ekspresi dan karakter manusia dalam kesehariannya.
b. Human Interest
Human Interest dalam karya fotografi adalah menggambarkan kehidupan manusia atau interaksi manusia dalam kehidupan sehari-hari.
c. Stage Photography
Stage Photography adalah semua foto yang menampilkan aktivitas/gaya
hidup manusia yang merupakan bagian dari budaya dan dunia entertainment.
d. Sport
Foto olahraga adalah jenis foto yang menangkap aksi menarik dan spektakuler dalam event dan pertandingan olah raga.
Foto nature
Jenis foto nature obyek utamanya adalah benda dan makhluk hidup alami (natural) seperti hewan, tumbuhan, gunung, hutan.
a. Foto Flora
Jenis foto dengan obyek utama tanaman dan tumbuhan dikenal dengan jenis foto flora.
b. Foto Fauna
Foto fauna adalah jenis foto dengan berbagai jenis binatang sebagai obyek utama.
c. Foto Lanskap
Foto lanskap adalah jenis foto yang begitu popular seperti halnya foto manusia.
Foto Arsitektur
Dalam jenis foto ini menampilkan keindahan suatu bangunan baik dari segi sejarah, budaya, desain dan konstruksinya.
Foto Still Life
Foto still life adalah menciptakan sebuah gambar dari benda atau obyek
mati. Membuat gambar dari benda mati menjadi hal yang menarik dan tampak
“hidup”, komunikatif, ekspresif dan mengandung pesan yang akan
disampaikan merupakan bagian yang paling penting dalam penciptaan karya
foto ini.
Foto Jurnalistik
Foto jurnalistik adalah foto yang digunakan untuk kepentingan pers atau kepentingan informasi.
Jenis Fotografi lainnya adalah berikut ini yang hampir sama macamnya seperti penjelasan di atas.
1.Landscape Photography
2.Macro Photography
3.Street Photography
4.Portrait Photography
5.Fashion Photography
Mengenal Dasar Fotografi
Fotografi berasal dari bahasa Yunani yaitu "photos" yang berarti cahaya
dan "grafos" yang artinya melukis. Jadi Fotografi dapat di artikan
melukis gambar dengan menggunakan cahaya. Tanpa cahaya tidak ada satu
fotopun yang dapat di buat.
Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan
gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat
ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur
intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO
Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed)
Light Meter
Sebagai tolak ukur/alat ukur tingkat besarnya atau kecilnya intensitas cahaya yang masuk ke dalam kamera
Light meter pada view finder kamera
Light meter pada LCD kamera
1. ISO
Menentukan tingkat sensitivitas sensor terhadap cahaya sehingga semakin
tinggi nilai ISO maka sensor akan semakin peka terhadap cahaya meski
dengan resiko meningkatnya noise pada foto. Faktor ISO ini menjadi
pelengkap komponen eksposure selain shutter dan aperture, terutama saat
kombinasi shutter dan aperture belum berhasil mendapatkan nilai
eksposure yang tepat.
Intinya :
semakin besar ISO semakin besar cahaya masuk
semakin kecil ISO semakin kecil cahaya masuk
2. Shutter Speed
Mengatur kecepatan Tirai Rana pada kamera. Shutter speed ini lah yang
menyebabkan foto freezing atau pun shaking(goyang) tergantung dari
pengaturan fotografer itu sendiri.
Intinya :
Semakin tinggi speed semakin sedikit cahaya masuk
Semakin rendah speed semakin banyak cahaya masuk
Speed miror rana dapat di gambarkan seperti pintu air bendungan. Semakin
lama dibukanya pintu bendungan, semakin banyak air yang masuk. Semakin
sebentar pintu air di buka semakin sedikit air yang masuk. Dalam
fotografi semakin lama tirai rana membuka, semakin banyak cahaya masuk
dan sebaliknya semakin cepat speed rana membuka semakin sedikit cahaya
yang masuk. Speed rendah biasa di gunakan saat pengambilan gambar minim
cahaya seperti di malam hari sementara speed normal seperti 1/60 atau
1/125 di gunakan di tempat yang cukup cahaya
contoh foto speed lambat 10 sec (tripod recomended)
contoh foto speed cepat 1/400 sec
3. Aperture (diafragma)
Diafragma mengatur bukaan pada lensa kamera, diafragma ini lah yang
menyebabkan foto blur, fokus dan ketajaman gambar yang di hasilkan.
intinya :
Semakin besar bukaan diafragma (f/1.8) semakin banyak cahaya masuk.
Hasil gambar fokus pada titik tertentu dan blur pada background
Semakin kecil bukaan diafragma (f/22) semakin sedikit cahaya masuk. Hasil gambar fokus merata pada seluruh frame
contoh foto bukaan f/5.6
contoh foto bukaan f/16
Jenis-jenis foto dan teknis pemotretan
Sesi kali ini saya akan membahas tentang jenis-jenis foto yang saya
ketahui, di dlm ilmu fotografi di kenal 5 jenis foto secara umum yaitu :
foto manusia, foto alam, foto arsitektur, foto style life, dan foto
jurnalistik. Nah saya akan mencoba menjelaskan secara singkat kepada
teman2… J
FOTO MANUSIA
Yang dimaksud foto manusia adalah sebagian obyek utamanya adalah
manusia, anak-anak, muda, atau tua sekalipun (semua umur). Dimana foto
ini, di haruskan manusia menjadi unsur utama yang memberi nilai maupun
daya tarik untuk di visualisasikan. Kemudian foto ini juga dibagi
menjadi bebrapa kategori sebagai berikut :
HUMAN INTEREST
Human interest ialah jenis foto yang menggambarkan aktifitas manusia
(seseorang) dalam kehidupan sehari-hari yang mempunyai daya tarik untuk
di sampaikan didalam bentuk karya foto. Nah kategori foto ini sering
kali digunakan oleh fotografer untuk menceritakan berbagai sisi
kehidupan manusia dalam jenis karya foto.
FOTO PANGGUNG
(Stage Photography) atau yang lebih dikenal dengan foto panggung, ialah
jenis foto yang memberitaukan aktifitas / gaya hidup manusia. Yang
dimana mempunyai daya tarik tersendiri yang berkaitan dengan budaya dan
dunia entertainment untuk divisualisasikan dan menjadi bahan yang menrik
untuk dieksploitasi.
FOTO OLAHRAGA
Foto Olahraga adalah jenis foto yang menampilkan aksi manusia saat
berolahraga, aksi yang menarik serta spektakuler dalam sebuah kejadian
pertandingan olahraga yang menrik untuk di visualisasikan. Jenis foto
ini juga di haruskan seorang fotogrfer harus membutuhkan kecermatan,
instinct, dan kcepatan dalam menangkap moment-moment penting.
POTRAIT
Kategori foto potrait adalah jenis foto yang dimana menampilkan ekspresi
dan karakter manusia dalam kehidupannya sehari-hari. Bagaimana
mengambil ekspresi seseorang (marah, senyum, tatapan mata, kerut wajah)
yang mampu memberikan / menceritakan kesan emosional atau karakter
seseorang. Karakter manusia yang berbeda-beda akan menawarkan gambar
tersendiri dalam membuat foto potrait ini dan akan menjadi tantangan
bagi seorang fotografer untuk membuat foto potrait ini.
FOTO NATURE (Nature Of Photograph)
Beda banget halnya sama foto manusia guys, dalam jenis foto ini obyek
utamanya itu harus benda-benda dan makhluk hidup alami yang diciptain
sama yang maha kuasa (Natural). Tapi selain manusia loh dan hasil
karyanya, nah berikut ini contohnya :
FOTO FAUNA
Foto fauna ialah sebuah jenis foto yang mengharuskan obyek utamanya
adalah berbagai jenis binatang dan keanekaragamannya. Jenis foto ini
juga harus menampilkan daya tarik tersendiri di dunia binatang dalam
aktifitas dan interaksinya.
FOTO FLORA
Pastinya kalian semua tau dong dengan kata flora, yup ! oto jenis flora
ialah foto yang mengharuskan obyek utamanya adalah berbagai jenis
tumbuhan dengan segala keanekaragamannya yang menawarkan nilai keindahan
tersendiri.
FOTO LANDSCAPE (Pemandangan Alam)
Berbeda halnya juga dengan foto fauna dan flora, tetapi sangat popular
sperti halnya foto manusia, foto landscape ialah foto yang dimana obyek
utamanya adalah bentangan alam yang dimana unsur utamanya terdiri dari
daratan, langit, dan air. Nah sedangkan manusia, tumbuhan dan hewan
hanya menjadi unsure pendukung dalam foto jenis ini. Ini saya kasi
contohnya :
sgt membantu
BalasHapustrimakasih
BalasHapus